IMSAKA Gelar Peringatan Isra Mi'raj dan Reuni Santri Kwanyar, Madura Se-JADETABEK

Pengurus IMSAKA (foto Istimewa)
Islampers.com - Bekasi
Masyarakat Madura perantau selalu memiliki cara untuk menjaga kecintaaan dan kebersamaan sebagai masyarakat Madura. Salah satunya melalui perkumpulan atau komunitas Madura yang dibentuk di berbagai daerah di mana mereka merantau. Begitu pula yang dilakukan masyarakat Madura yang merantau di daerah JADETABEK (Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi).

Sebutlah salah satunya kelompok pengajian IMSAKA atau Ikatan Santri Musyawirin Kwanyar. Kelompok pengajian yang anggotanya alumni pondok pesantren di Kwanyar, Bangkalan ini rutin mengadakan acara pengajian setiap minggu dan reuni akbar setiap tahun.

Ditemui Narantau Madura dalam acara IMSAKA: Reuni dan Pengajian Akbar ke 21, di Cikarang Selatan, Jawa Barat, Ketua Umum  IMSAKA H. Abdus Salam dan H. Zahid, berbagi kisah perjalanan IMSAKA yang menginjak usia ke 28 tahun.

“IMSAKA pada awalnya merupakan kumpulan pengajian di Sandratek, Ciputat, Tangerang Selatan yang diketuai oleh Alm. Jawini pada tahun 1990. Setiap malam rabu, pukul 2 pagi sampai subuh ada kegiatan pengajian, pembahasan kitab, tahlil, yasinan yang menjadi pokok IMSAKA.” tutur H. Abdus Salam yang sudah menjabat Ketua Umum selama 5 tahun.



Tujuannya, lanjutnya, agar Masyarakat Madura khususnya yang merantau di JADEBOTABEK kompak, menjaga silaturahmi dan ada kegiatan pengajian. Kelompok pengajian IMSAKA dibina oleh KH. Hannan Nawawi (Ponpes Darul Fatwa, Ketetang, Kwanyar), KH. Makmun Nawawi (Ponpes Mifatahut Tholibin, Pesanggrahan), dan sejumlah Kiai pondok pesantren di Kwanyar.

Tak hanya pengajian di rabu malam, yang hanya dihadiri kaum lelaki, IMSAKA juga menggelar acara tahunan yang bisa dihadiri anggota keluarga IMSAKA dan masyarakat Madura di luar kelompok pengajian. Acara tahunan IMSAKA ini merupakan ajang reuni dan pengajian akbar yang dihadiri oleh anggota IMSAKA dan masyarakat Madura se-JADETABEK.

“Tak hanya alumni santri Kwanyar, tetapi masyarakat Madura juga bisa bergabung. Dalam reuni dan pengajian akbar ini turut hadir Pembina IMSAKA, KH. Hannan Nawawi dan kiai se-Kwanyar.” tambahnya.

Setiap tahunnya, reuni akbar IMSAKA diramaikan oleh kehadiran alumni, kiai dan keluarga, serta masyarakat Madura. Seperti gelaran tahun ini, Minggu, 08 April 2018, bertempat di Kantor Desa Sukaresmi, Cikarang Selatan, sebanyak 2.000 tamu hadir dan meramaikan acara.

“Bahkan yang hadir tidak hanya kelompok pengajian IMSAKA tetapi kelompok pengajian Madura lainnya seperti IKSAS, BASRO, PERSARI, IKMI, IKAMAH dan FORMABES juga hadir. Kita saling kerjasama, baik itu secara pendanaan maupun kehadiran anggota saat menyelenggarakan acara serupa.” ujar H. Zahid, menambahkan. [Islampers.com]


Source : Narantaumadura.com
Advertisement

No comments

Silahakan berkomentar sesuai artikel