PBNU Mengutuk Keras Terkait Penembakan di Masjid New Zealand

Robikin Emhas, Ketua Harian PBNU

Islampers.com - Jakarta
Terjadinya penembakan di Sebuah Masjid di New Zealand mengguncang dunia, selain penembakan brutal ini mengakibatkan banyak memakan korban, lokasi kejadian di Masjid jelang Sholat Jum'at.

Menanggapi hal ini, Robikin Emhas Ketua PBNU mengutuk keras tindakan tak berkeprimanusiaan ini.

“Kita belum tahu pasti siapa pelaku dan apa motifnya. Namun siapa pun dan apa pun motifnya, itu tindakan biadab. Tindakan yang bukan hanya sangat tidak berperikemanusiaan dan nilai agama, namun juga jauh dari akal sehat manusia itu sendiri”, Ucapnya kepada Islampers.com

“Saya berharap otoritas setempat segera dapat memulihkan keadaan dan masyarakat merasa aman kembali. Pelakunya juga dapat ditangkap hidup-hidup, sehingga diperoleh keterangan memadai siapa dan apa motifnya serta dapat diseret ke pengadilan untuk dimintai pertanggung jawaban. Satu dan lain hal agar otoritas New Zealand dapat mengambil kebijakan strategis lebih jauh untuk melindungi masyarakat.” Pungkasnya.

Sementara itu, dikutip dari Cnn saksi mata juga melihat seorang anak tergeletak di tengah Dean Ave. Seorang pria melaporkan bahwa kerabatnya ikut tertembak dalam pelaporan itu.

Mohan Ibrahim, salah satu saksi mata, menuturkan dia merupakan satu di antara sekitar 200 orang yang berada di Masjid Al Noor saat penembakan terjadi.

"Awalnya kami berfikir sengatan listrik, tetapi kemudian semua orang mulai berlarian," tutur Ibrahim.
Advertisement

No comments

Silahakan berkomentar sesuai artikel