Gus Ali : Yang pertamakali rayakan Maulud Nabi Muhammad adalah Rasulullah SAW

Gus Ali bersama Firman Syah Ali

Islampers.com - Surabaya
Warga Simorejo Surabaya tadi malam merayakan Maulud Nabi Muhammad SAW dengan penceramah tunggal Romo KH Agoes Ali Masyhuri, Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo. Selain itu warga Simorejo mengundang Bakal Calon Walikota Surabaya, Firman Syah Ali yang akrab disapa Cak Firman.

Kegiatan dimulai dengan sholat Isya' berjamaah di Musholla Nurul Islam Simorejo, yang dilanjutkan dengan acara informal berupa ramah tamah Cak Firman dengan tokoh setempat.

Dalam tausiyahnya, Gus Ali menyampaikan bahwa kunci kebahagiaan hidup adalah mengimani Rasulullah SAW, menjunjung tinggi, memuliakan, melaksanakan ajaran-ajarannya serta membelanya. Merayakan Maulud Nabi SAW dan Gemar  bersholawat merupakan dua diantara banyak cara memuliakan Rasulullah SAW.

Gus Ali memberikan contoh masyarakat madura, yang kaya dan yang miskin sama-sama antusias merayakan Maulid Nabi SAW. Walaupun miskin tetap saja orang madura nekat mengundang orang ke rumah sederhananya untuk bersama-sama merayakan Maulud Nabi SAW, sebab itulah kunci kebahagiaan Dunia Akhirat.

Gus Ali juga bercerita bahwa seorang Profesor Unair bertanya kepadanya tentang siapa orang yang pertamakali merayakan Maulud Nabi SAW. Gus Ali menjawab "Baginda Rasulullah SAW sendiri yang pertama kali merayakannya". Profesor tersebut kaget "kok begitu gus?". Gus Ali menjawab "lha ketika ditanya oleh sahabat kenapa suka berpuasa senin dan kamis, Rasulullah SAW menjawab karena senin merupakan hari kelahiran saya".

Jadi orang yang pertamakali merayakan kelahiran Baginda Rasulullah SAW adalah Baginda Rasulullah SAW sendiri, namun berupa puasa bukan berupa potong kue dan tiup lilin.

Sementara itu, saat diwawancarai TV9 cak Firman mengaku bahagia karena dapat merayakan Maulud Nabi Muhammad SAW bersama warga Simorejo Surabaya. "Kita semua adalah pancaran Nur Muhamad, Nur Muhammad diciptakan jauh sebelum Allah SWT menciptakan alam semesta dan manusia. Maka merayakan Maulud Nabi SAW sama halnya dengan memperingati dan memuliakan asal muasal kita sendiri" ucap Pengurus Harian LP Ma'arif NU Jatim yang sekaligus Bendahara Umum IKA PMII Jawa Timur ini.

Ada keunikan dalam acara tersebut, sesaat sebelum Gus Ali tiba, hujan sempat turun, namun begitu gus Ali tiba, hujan berhenti. Begitu gus Ali hampir selesai ceramah, beliau bilang bahwa sebentar lagi hujan akan turun, dan benar sekali hujan turun begitu gus Ali hendak mengakhiri ceramahnya. Masya Allah.
Advertisement

No comments

Silahakan berkomentar sesuai artikel