Jamsifa Desa Gumulung Lebak Peringati Haul Gus Dur ke 10

  • Whatsapp
Islampers Featured
Islampers Featured

Islampers.com – CirebonDalam rangka memperingati Satu dekade berpulangnya K.
H Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jamiah Yasin Fadilah (Jasifa) Desa Gumulung Lebak Kecamatan Gregedbekerja sama dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Akrimuddin, Gusdurian Cirebon dan beberapa elemen masyarakat Gumulung Lebak mengadakan kegiatan Haul Gus Dur ke 10.
Kegiatan tersebut diisi dengan pemaparan-pemaparan tentang Gus Dur serta 9 nilai yangdiajarkan Gusdur yakni ketauhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, kesederhanaan, persaudaraan, kekesatriaan dan kearifan lokal.
Nilai-nilai ajaran Gusdur diharapkan menjadi pondasi berfikir bagi kalangan milenial.KegiatanHaul Gus Dur ke 10 Jamsifa Gumulung Lebak dihadiri K.
H. Marzuki Wahid dari lakpesdam PBNU, Gus Nemi penggerak Gusdurian, M Alfiana Awaludin Gusdurian Cirebon, AlimUlama, Asatid MWC NU Greged, Banom-Banom NU dan dari elemen masyarakat pecintaGusdur.

Ketua Panitia Haul Gus Dur ke 10, Heru mengatakan menonjolkan sisi budayawan Gus Dur, panitia ingin mengingatkan nilai-nilai budaya yang pernah diajarkan ulama NU itu.
Terutama perihal menjaga kebudayaan, yang pada hakikatnya menjaga kemanusiaan itusendiri.
Melalui gagasan pribumisasi Islam, ujar Heru, Gus Dur memberikan cara pandang dalammenyikapi dan memahami agama tidak hanya dari luarnya saja, akan tetapi nilai Islam yangperlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan budaya Arab yang harus disamaratakandan diterapkan dalam kehidupan beragama.
“Gerakan silahturahmi dilakukan terus-menerus untuk mempertahankan tradisi, mencegah keretakan,” ujar Heru kepada “FC” Kamis (02/01).
Dengan peringatan Haul Gus Dur ini, Heru ingin mengingatkan betapa pentingnya kebudayaanmenjaga kemanusiaan. Sebab tanpa kebudayaan, manusia tidak lagi menjadi manusia.
“Ruang budaya harus dibuka selebar-lebarnya, sehingga kita bisa terbebas dari kepengapan akan kotak-kotak keyakinan,” ujar Heru.

Pos terkait