Wakil Rois Syuriah Mendapat Ucapan Kasar dari Edy Rahmyadi, Ini Pernyataan PWNU Sumut

  • Whatsapp
Pernyataan dari PWNU Sumut Terkait Gubernur Sumut Memarahi Wakil Rois Syuriah NU
Pernyataan dari PWNU Sumut Terkait Gubernur Sumut Memarahi Wakil Rois Syuriah NU

ISLAMPERS.COM, MEDAN – Pengurus Wilayah Nadlatul Ulama Sumatera Utara (PWNU Sumut) mengeluarkan pernyataan sikap terkait insiden Gubsu dengan Wakil Rois Syuriah KH Abdul Bais Nasution LC MA yang mengaku mendapat perlakukan dan ucapan kasar dari Gubernur Sumut Edy Rahmyadi, Selasa (12/1/2021) di Masjid Agung, Medan.

Ulama Mandailing Natal (Madina) itu mendatangi Gubsu terkait permohonan pelaksanaan sekolah tatap muka dan memberikan penjelasan kondisi banyaknya pelajar yang sudah terjadi krisis akhlak disebabkan sudah terlalu lama tidak mengikuti sekolah.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam penyataan sikap Ketua PWNU Sumut Syahrial Tambunan, Wakil Ketua Marahalim Harahap, Sekretaris PWNU H Muhammad Hatta Siregar, Wakil Rois KH Sutan Syahrir Dalimunthe, Katib Syuriah H Abrar Faza Daud.

“Setelah melakukan tabayun dengan Wakil Rois Syuriah KH Abdul Bais Nasution LC MA dan beliau menyampaikan Ayat 199 Surah Al-A’raf yang berbunyi A’udzu billahi minasy syaithonir rojiim. Khużil-‘afwa wa`mur bil-‘urfi wa a’riḍ ‘anil-jāhilīn (Aku berlindung kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dari setan yang terkutuk. Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh-red),” ucap Wakil Rois PWNU SU, KH Sutan Syahrir Dalimunthe, Senin (18/1/2020).

Syahrir menuturkan setelah mendengar petunjuk dari Rois PWNU Sumatera Utara KH Mahmuddin Pasaribu, maka dengan ini kami PWNU Sumut menyampaikan sikap sebagai berikut:

  1. Menyayangkan terjadi peristiwa, dimana ketika ulama menyampaikan saran kepada pemerintah tidak ditanggapi sebagai mana mestinya.
  2. Memaafkan sikap Gubernur Sumatera Utara terhadap Wakil Rois KH Abdul Bais Nasution LC MA.
  3. Meminta warga NU di seluruh Sumatera Utara agar menyikapi kejadian ini dengan bijak dan cerdas serta menjadikannya sebagai iktibar.

Pos terkait