Ketum GMNU : Stop Debat Masalah Abu Janda, biar yang Ahli Ilmu dan Akhlaq yang menggantikannya

  • Whatsapp
IMG 20210202 145630
Zain As-Syuja'i Ketua Umum GMNU, saat memberikan masukan terkait pembentukan Cyber NU di Kantor PBNU, 2016

Islampers.com – Jakarta

Ketua Umum Generasi Muda NU (GMNU) Moch Zain / Zain As-Syyuja’i mengajak kepada para anggota GMNU untuk mensudahi perdebatan panjang masalah Abu Janda, karena menurutnya selain tak berguna, juga bisa memicu perpecahan di tubuh NU itu sendiri.

Bacaan Lainnya

“Mari kita sudahi perdebatan panjang sesama NU terkait Abu Janda yang tak berguna ini, supaya pihak yang menginginkan perpecahan di tubuh NU tidak bersorak dan memanfaatkan momen ini dengan terus menerus menebarkan provokasi” Tulisnya di Akun Facebook Pribadinya.

Menurut Zain sebetulnya pembelaan dia terhadap Abu Janda bukan sedang membenarkan kesalahanya, tapi sedang memberikan dukungan moril agar Abu Janda tidak merasa sendiri dalam menghadapi masalah ini, tapi malah banyak yang salah paham.

“Awalnya, pembelaan kami kepada Abu Janda bukan dalam rangka membenarkan segala tindak-tanduknya, tapi lebih kepada dukungan moril agar mental dia tidak ciut dan berhenti mengcounter segala bentuk Propaganda yang mengancam keutuhan Negara kita, tapi ternyata banyak yang salah paham dan salah mengartikan, seakan-akan kami membenarkan kesalahannya” Lanjutnya.

Daripada ribut sesama NU akhirnya Zain As-Syuja’i memutuskan untuk berhenti membahas Abu Janda.

“Oke sekarang Stop, mari kita sudahi, karena bagaimanapun saat ini dia sudah menyadari kekeliruannya dan sudah menjalani pemeriksaan di Bareskrim”

“Untuk kedepan, kita sebagai Generasi Muda NU harus lebih hati-hati, kita sudahi saja proxy war ini agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, karena bagaimanapun kalau kita tetap memaksa menjadi Striker Offiside itu suatu saat pasti terjadi, dan nanti kalian akan mengalami seperti yang Abu Janda alami” Harapnya.

“Oleh karena itu biarkan yang ahli Ilmu dan Akhlaq yang menggantikannya, menjadi Striker mengcounter para Extrimis di Media Sosial” Pungkasnya.

#GenerasiMudaNU
#selamatharlahNU95

Ket Foto : Tahun 2016 awal pembentukan Pasukan Cyber NU di Kantor PBNU.

Pos terkait