Pengakuan Korban MSAT, Sudah Dicabuli, Korban Malah Dituduh PKI

MSAT
MSAT

“Saya merasa masa kecil saya sudah direnggut oleh Subchi. Saya dipaksa berhubungan seksual, saya dianiaya, saya disekap, saya dilaporkan menyebarkan konten pornografi. Masa kecil saya penuh ketakutan.”

Kutipan tersebut adalah kesaksian salah satu korban Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi atau Bekhi.

Reporter detikX berkomunikasi dengan korban tersebut melalui perantara pendampingnya pada Minggu, 10 Juli 2022.

“Bahkan hingga saat ini,” lanjut korban tersebut. “Orang tua saya dituduh sebagai preman pembunuh bayaran. Trauma saya rasanya tidak bisa hilang. Saya ingin Subchi dihukum seberat-beratnya.”

Bechi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur karena memperkosa lima santriwati di Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah. Dia adalah putra mahkota pemimpin pesantren, yaitu Kiai Muchtar Mu’thi. Bechi menjabat guru dan wakil rektor di pesantren itu, sekaligus Ketua Umum Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah.

Korban yang ditelusuri oleh kepolisian hanya sebagian. Menurut narasumber detikX yang tidak bisa disebutkan identitasnya, korban Bechi lainnya masih banyak.

Saat mandi, kami diminta mengenakan jarit Sidomukti. Katanya agar mulia dan mendapat ilmu metafakta. Kata Bechi, itu ilmu sudah ada sejak 1400 tahun lalu.”

“Itu yang saya tahu ada 15 orang. Mereka cerita ke saya juga. Sangat mungkin masih ada korban lain,” ujar narasumber tersebut, Jumat, 8 Juli 2022.

Menurut narasumber itu, salah satu kasus perkosaan tersebut bahkan terjadi sejak 2012. Tidak hanya memperkosa, Bechi juga diyakini telah melakukan berbagai jenis penyiksaan.

Saat mendapatkan perlawanan, Bechi menyundutkan rokok yang masih menyala ke arah pelipis korban. Tidak jarang, punggung dan kaki korban yang saat itu masih berusia belasan tahun juga mengalami lebam akibat penyiksaan.

Menurut pengakuan pendamping korban, perlakuan Bechi itu berlangsung kurang lebih lima tahun (2012-2017). Setiap bulan, Bechi memaksa bertemu dan memperkosa korban. Perlakuan tersebut juga disertai ancaman. Korban diancam, jika berani melawan, akan dikeluarkan dari pondok, aibnya disebarkan, dan dihancurkan keluarganya.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Relevant